Minggu, 31 Desember 2017

PATAH HATI


Hallu semuanya..
Kali ini gue mau mencoba menulis sesuai dengan judul.
Kalian semua pada tau ga sih, patah hati itu apa?
Yupz gue tahu jawabannya, cuma hati masing masing yang tahu.

Mumpung gue lagi mood buat mencoba liat kenyataan. Gue mau bercerita tentang patah hati terbesar dalam hidup gue.

Bukan cuma lu lu doang yang pernah ngerasain patah hati, mungkin sebagian makhluk kasarpun mengalaminya.

Sewaktu saat (jangan d tiru bahasa ga bener) gue online facebook, udah lama banget tuh cowo ga gue konfirmasi. Akhirnya guepun konfirmasi pertemanan. Ga lama dia nge inbox (ciiiee), dan kita saling kirim pesan lewat facebook, pertama itu 2 desember 2013 (disaat pas lagi jomblo :v), naaah tanggal 15 kita jadian (lewat whatsapp) :v putus juga lewat whatsapp. Kenalan lewat fb. :v
Gokil gileeee..

Naah gue gak tau kalau mamahnya itu posesif dan single parent, dia anak pertama dari 2 bersaudara. Dua2nya laki2. Terjalinnya hubungan kita sama sekali mamahnya gak tau (backstreet). So, mamahnya itu gak mau kalau dia itu pacaran, sebelum dia punya kerja.

Dia orangnya introvert (bahasa yang skrg baru gue tau) :v, pendiem bgt lah orgnya. Gila anime. Yaa walaupun dulu pas  sama gue ga terlau gila anime.

Singkat cerita, tanggal 20 november 2014 Dia bilang, mamahnya ga suka sama gue. Otomatis gue nanya dong sama dia "kenapa?" , so, apa kata diaa? Speechless 😖.. "soalnya kerjaan kamu kaya gitu (guru private ngaji) dan kamu ga kuliah, nanti gmna didik cucu2na nanti" what the fuck? 😲 gile tuh emak2, padahal dia juga lulusan SMK coooy. Ngaca bu ngaca :v

Gue mikir, nih kalau hubungan d terusin ga bakal bener, apalagi emaknya gitu. Yaudah dari situ juga gue putusin. Gue nangis sejadi jadinya. Nyeri cooyy d gituin.
Langsung deh punya inisiatif buat kuliah dari kejadian itu. Yaaa bagus sih, jadi cambuk buat gue supaya bisa kuliah dan gue ingin berkarya aja gitu setelah ini. Gue bisa ko sukses, ini langkah gue supaya bisa sukses.
Kadang orang tuh suka seenaknya menilai, helloooooo lu belum tau gue cooyy, enak bgt lu bisa menilai gue ini itu.

Dan sampe skrg knpa aku blm bisa move? Cause, I haven't got a substitute for him 😂😂😂

Kalau kata ka Raditya dika di film koala kumal

"Patah hati adalah sebuah tantangan kita mau apa setelahnya." -Raditya Dika

"Patah hati akan merubah cara pandang seseorang terhadap cinta" -Raditya Dika

"Cinta pasti berakhir dengan tragis dan ujungnya cinta itu perpisahan" - Sheryl Sheinafia (a.k.a Trisna)

Demi apa nih kata kataaaa.... gue sreg banget bacanya 😲😲😲

Dan ada lagi
"Kamu boleh patah hati tapi jangan tutup hati kamu" -Cut Mini Theo (Ibu Dika)

Yosh, ga boleh nutup hati, ya wajar sih. Lu butuh sendirian. Tapi jangan terlalu lama2. (Kata2 buat gue pribadi).

Thank's buat yang mau baca siapapun itu. komentar positif kalian semua sama dengan energi dan motivasi buat gue. 😎 Ambil faedahnya buang yang buruknya. salam tempel coy *PLOK

Wait for my next blog 😇

Sabtu, 30 Desember 2017

Akhirnya Punya Blog ...

AKHIRNYA PUNYA BLOG 👏👏👏 


Halluuuuu semuanya ...
Kenalin nih nama gue Raden Siti Sofiah. Tapi di ijazah, KTP, akte kelahiran siti sofiah aja, sampai tiadapun nama gue tetep Siti Sofiah. Tapi ya tetep gue keturunan raden (ntar gue ceritain lah sisilahnya, siapa tau lu lu saudara gue). Btw cukup panggil gua Sofi atau fiah. Yaa terserah lu lu pada ajalah. 😂 Asal jangan panggil siti 😑 ga suka aja.

Gue anak ke 6 dari 7 bersaudara, bapake dan mamake alhamdulillaah masih ada. gue item manis (kaya gula merah). Kuliah di STAI Al Karimiyah Sawangan Depok. Ngambil jurusan Pendidikan Agama Islam. walaupun gue belum tau dalam tentang pendidikan itu (LOL). Gue jomblo coy, udah 3 tahun. 😂😂 eh mau 4 tahun deng 😔.

Ini blog keknya bakal penuh sama curhatan gue semua. Gue harap sih ada hikmahnya. (Berdo'a aja gua mah, apa yang gua petik ada hikmahnya, gue gak mau tong kosong nyaring bunyinya). Kan sebaik baik manusia yang bermanfaat baik oranglain. 

Oke first time, Awal mula gua kepingin buat blog, karena akhir2 ini gua gerah dengan komentar negatif orang2 ke gua. Gua tipe orang yang sulit dapat masukan dari orang lain. Yaa harus pelan2 juga kalau mau ngasih masukan. Kadang ya orang tuh kek seenaknya aja gitu ngasih tau. Loh, emang gue apaan? Gue udah gede wooy, gue punya perasaan "ku ingin marah, melampiaskan, tapi hanyalah sendiri disini" (ah gua jadi nyanyi kan). Tapi ya itu disetiap omongan makhluk kasar (manusia) gue petik faedahnya biar varokah.

Dari dulu gue pengen banget bikin blog, zumpaaah 😖✌ Cause, old gue beloman dapet ilham. Dapetnya malah pikiran hampa (bukan curhat, please).. Di blog gue yg pertama kali ini, gua masih ta'arufan (ceuileh ta'aruf, perkenalan cooy maksudnya). Yupz dengan apa adanya diri gue ini, tulisan ini sama sekali ga d buat2, please.... dibuat2 itu rasanya ga enak coy, kek masih ada yang ngeganjel aja gitu.

Gua orangnya ga anggun, jauh dari kata itu, banyak yg bilang, cara jalan gue kek laki2 (ga ada anggun anggunnya woy) 😂 Sabodo teuing, lu mau terima gue syukur, kalau ga , yaa gue sedih 😢 (sorry, gue baperan makhluknya). Gua bawel makhluknya, tapi justru makhluk kek gue juga ga suka sama makhluk bawel. 
oh iya gue paling suka main layangan, kelereng, bola dll.

Gua tive ambivert. Apa itu ambivert? Posisi ambivert ada di tengah-tengah, kadang d satu sisi introvert (pendiem) dan kadang bisa ekstrovert (aktif). 
Dokter psikologis Swiss menggolongkan kepribadian manusia menjadi tiga yaitu introvert, ekstrovert dan ambivert. Dari ketiga kepribadian tersebut ada dua kepribadian yang paling populer yaitu introvert dan ekstrovert. Dikarenaka gue ambivert gue mau bahas ambivert:

Ciri – ciri seseorang dengan kepribadian ambivert:


Pengukuran kepribadian manusia seringkali dilakukan secara kaku. Bagi seseorang yang suka bergaul atau suka dengan situasi keramaian masuk ke kubu ekstrovert sedang kan seseorang yang lebih suka menyendiri atau paling suka dengan ketenangan masuk ke kubu introvert.

Lalu bagaimana dengan seseorang yang lebih fleksibel dimana seseorang tersebut bisa menikmati kedua kondisi tersebut ? mereka masuk ditengah-tengah kubu antara introveert dan ekstrovert yaitu mereka yang mempunyai kepribadian ambivert.

1. Mudah berada dalam zona nyaman terutama di keramaian

Bagi mereka yang mempunyai kepribadian introvert mungkin akan merasa tidak nyaman jika berada ditengah keramaian, tetapi bagi seseorang dengan kepribadian ambivert dan ekstroveert akan merasa nyaman-nyaman saja ketika berada ditengah – tengah keramaian.

Hanya saja perbedaannya bagi seseorang dengan kepribadian ekstovert akan lebih aktif memulai percakapan terlebih dahulu dengan orang baru sedangkan seseorang ambivert lebih suka menikmati kondisi tersebut dengan cara hanya melihati situasi disekelilingnya dan tidak berinisiatif untuk memulai percakapan terlebih dahulu dengan seseorang.

2. Memiliki ruang waktu sendiri dalam bersosialisasi

Orang ekstrovert akan lebih suka atau bersemangat jika bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain, sedangkan orang introvert akan lebih nyaman jika menyendiri dan bisa bergelut dengan dunianya sendiri. Tetapi bagi orang ambivert berada ditengah – tengah situasi tersebut.

Mereka akan merasa gerah jika terlalu lama menyendiri karena mereka juga membutuhkan bersosialisasi dengan orang lain, tetapi di satu sisi lain si ambivert akan merasa mudah lelah jika terlalu banyak berinteraksi/ bersosialisasi dengan orang lain.

3. Kepribadian menyesuaikan lawan bicara

Seorang ambivert lebih fleksibel, lebih bisa memposisikan dirinya, disaat lawan bicara mereka merupakan seorang dengan tipe introvert dia akan lebih banyak berbicara. Tetapi jika lawan bicara si ambivert adalah seseorang dengan tipe ekstrovert dia akan membiarkan lawan bicaranya bercerita dan si ambivert akan lebih banyak mendengarkan.

4. Fokus terhadap pembicaraan yang spesifik

Seorang ambivert tidak pernah merasa malas untuk menanggapi percakapan ringan meskipun hanyalah basi – basi. Tetapi seorang ambivert akan lebih bersemangat jika percakapan tersebut merujuk pada topik yang lebih spesifik atau mendalam sesuai minat. Seorang ambivert lebih tertarik berbicara tentang filosofi sebuah kehidupan.

5. Mampu berbicara sesuai situasi dan kondisi

Seorang ambivert lebih intuitif, lebih tahu kapan harus bicara dan kapan harus diam. Seorang ambivert bisa melakukan hal tersebut secara bergantian pada waktu yang tepat.

6. Tidak mudah membuat suatu perencanaan

Jika seorang ambivert dihadapkan dengan dua rencana/ pilihan biasanya mereka akan merasa sulit dalam menentukan pilihannya. Mereka bisa menentukan pilihannya dengan berdasarkan mood mereka saat itu.

7. Mudah beradaptasi

Seorang ambivert bisa dengan mudah berbaur dengan seorang yang mempunyai kepribadian introvert maupun ekstrovert. Maka dari itu , seorang ambivert lebih bisa memahami orang lain.

8. Seorang individu yang multi-tasking

Seorang ambivert akan tetap bisa mengerjakan sebuah proyek dengan cara berkelompok ataupun individu, karena mereka merupakan seseorang yang fleksibel dan nyaman disituasi apapun.Tetapi untuk seorang dengan kepribadian introvert lebih suka mengerjakan sendiri dan seorang ekstrovert tidak bisa mengerjakan suatu proyek sendiri.

Oh iya coy dulu gue pernah pake kerudung syar'i panjang. 




Tapi gue rasa belum ngerasa pantes aja gitu, karena akhlaq gue ga sebaik yang orang kira.

 Lalu gue berubah lagi kek gini... Speechless 😖



Naah keputusannya sekarang nih mau style fashion gue mau kek gimana. Yang penting gue nyaman. Ya kadang ada aja orang nyinyir, "kamu ko sekarang ganti lagi stylenya" (gue cuma diem sampe dia puas ngomongnya)." mereka ga akan ngerti gue kaya gimana dan intinya kalau mau ngajak kebaikan sama seseorang ya harus istiqomah ngajaknya juga. gue berubah karena lingkungan. So, hijrah itu gampang coy, yang sulit itu istiqomahnya. 

Thank's banget ya mau baca siapapun itu. komentar positif kalian semua sama dengan energi dan motivasi buat gue. 😎
Sorry ya ini isinya Random semua 😂

Continued...


Wait for my next blog 😇

PATAH HATI Hallu semuanya.. Kali ini gue mau mencoba menulis sesuai dengan judul. Kalian semua pada tau ga sih, patah hati itu apa?...